Staf Kecamatan Panti Hilang Diterjang Banjir Bandang Jember saat Selamatkan Dokumen

Staf Kecamatan Panti Hilang Diterjang Banjir Bandang Jember saat Selamatkan Dokumen

PWI JATIM – Tim SAR Gabungan hingga Selasa (3/2/2026) siang masih melakukan pencarian terhadap Wahid (52), seorang staf Kecamatan Panti yang dilaporkan hilang setelah terseret luapan Sungai Badean di Desa Pakis, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember, pada Senin (2/2/2026) malam. Korban diduga hanyut saat kembali ke rumahnya yang sudah terendam untuk menyelamatkan dokumen-dokumen penting.

Banjir bandang yang menerjang kawasan itu sekitar pukul 19.40 WIB tidak hanya merenggut korban jiwa, tetapi juga mengakibatkan kerusakan material. Empat dapur rumah warga di Dusun Pertelon rusak berat, sementara enam rumah lainnya terendam lumpur dan material kayu. Sebanyak 30 jiwa dari 10 kepala keluarga terpaksa mengungsi ke rumah warga lain yang lokasinya lebih aman.

Korban Sempat Selamatkan Keluarga, Kembali untuk Dokumen

Menurut keterangan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jember, Wahyudi, Wahid sebenarnya sudah sempat mengamankan keluarganya ke tempat yang lebih tinggi sebelum kejadian tragis itu terjadi.

“Korban hilang ketika berusaha menyelamatkan dokumen-dokumen di rumahnya. Korban kembali ke rumah untuk menyelamatkan dokumen-dokumen penting, begitu tiba di rumah terjadi banjir susulan hingga akhirnya korban jatuh,” jelas Wahyudi, seperti dikutip dari Tribun Jatim.

Rumah korban bersama sejumlah rumah warga lainnya terletak di bantaran Sungai Badean, yang debit airnya melonjak drastis akibat hujan lebat di wilayah hulu.

Hujan Lebat Sejak Siang Picu Luapan Sungai

Kepala BPBD Jember, Edy Budi Susilo, mengonfirmasi bahwa banjir bandang dipicu oleh hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang berlangsung lama di hulu Sungai Badean sejak Senin siang sekitar pukul 14.00 WIB.

“Hujan mulai terjadi sekitar pukul 14.00 WIB di wilayah hulu, kemudian debit air sungai naik cepat dan berwarna coklat,” ujar Edy, Selasa (3/2/2026). “Kemudian, pada pukul 19.40 WIB, air sungai meluap dengan arus deras membawa lumpur, potongan bambu, dan kayu ke permukiman warga di bantaran sungai.”

Meskipun debit air Sungai Badean telah kembali normal, pihak BPBD mengimbau warga untuk tidak lengah. Mereka diminta tetap waspada mengingat prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang memprediksi potensi cuaca ekstrem dalam 14 hari ke depan.

“Karena perkiraan cuaca dari BMKG akan ada cuaca ekstrem selama 14 hari ke depan. Jadi warga kami minta untuk siaga,” tegas Wahyudi.

Sementara itu, operasi pencarian terhadap Wahid terus digelar dengan menyusuri aliran Sungai Badean. Tim gabungan juga fokus membersihkan lumpur dan material kayu dari rumah-rumah warga yang terdampak. (***)

arya88

anakslot

supervegas88

hahacuan

arya88

anakslot

supervegas88

supervegas88

hahacuan

sbobet

arya88

arya88

arya88

arya88

arya88

arya88

arya88

arya88

arya88

arya88

arya88

arya88

arya88

arya88

arya88

arya88

arya88

arya88

arya88

arya88

arya88

arya88

arya88

supervegas88

supervegas88

supervegas88

supervegas88

supervegas88

supervegas88

supervegas88

supervegas88

supervegas88

supervegas88

anakslot

anakslot

anakslot

hahacuan

hahacuan

hahacuan

hahacuan

hahacuan

kopitiam.it.com

baca komik

pwijatim.or.id

ansor.or.id

bantuan.or.id

bacod.or.id

beritabola.or.id

bukutamu.or.id

carifakta.or.id

daarulilmi.or.id

duniakita.or.id

faktual.or.id

hargaemas.or.id

hijrah.or.id

kabarindo.or.id

kamipeduli.or.id

kaospolos.or.id

karakter.or.id

katadia.or.id

katamereka.or.id

kitabisa.or.id

kumparan.or.id

nasdeem.or.id

paitohk.or.id

polrestabes-bandung.or.id

komikhentaiku.com