PWI JATIM – Aktivitas warga di dua kecamatan di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, lumpuh total setelah jalan penghubung utama antara Kecamatan Pasirian dan Tempursari putus akibat diterjang banjir lahar hujan dari Gunung Semeru. Peristiwa yang terjadi sejak Jumat (30/1) malam hingga Sabtu dini hari itu mengakibatkan ruas jalan sepanjang 20 meter di Desa Gondoruso ambles dan terputus sama sekali.
“Karena derasnya banjir lahar, tanah di bawah jalan terkikis dan akhirnya ambrol. Malam tadi besar (banjirnya), jadi seperti ini, tidak bisa dilewati,” ujar Mutrikan, seorang warga setempat, Sabtu (31/1). Kondisi jalan yang rusak parah tersebut dikatakan sudah tidak memungkinkan untuk dilintasi bahkan oleh pejalan kaki sekalipun.
Dampak langsungnya terasa pada rutinitas warga, terutama bagi anak-anak yang harus berangkat ke sekolah. Tanpa akses jalan yang layak, mereka terpaksa mencari jalur alternatif yang berisiko. Beberapa warga memilih memutar dengan jarak yang sangat jauh, sementara lainnya nekat menyeberangi aliran sungai yang masih deras namun relatif dangkal.
“Mau antar anak sekolah, kalau lewat pantai Bambang jauh muternya. Akhirnya lewat sini (menyeberangi sungai), tapi kalau tidak biasa bisa jatuh,” keluh Agus, warga lainnya yang harus mengantar anaknya dengan cara tersebut.
Ini bukan kali pertama kawasan itu dilanda bencana serupa. Sebelumnya, tanggul penahan di Desa Gondoruso juga dilaporkan jebol akibat tekanan material vulkanik dari Semeru. Akibat jebolnya tanggul dan putusnya jalan ini, setidaknya empat dusun di Kecamatan Pasirian dikabarkan terisolasi dari akses transportasi darat.
Pemutusan jalur vital ini kembali menyoroti kerentanan infrastruktur di kawasan lereng Semeru terhadap ancaman lahar hujan, terutama di musim penghujan. Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi mengenai waktu perbaikan atau pembuatan jalur darurat dari pihak berwenang. Warga pun tetap harus bergantung pada solusi-solusi darurat yang penuh risiko untuk memenuhi kebutuhan mobilitas sehari-hari. (***)










Leave a Reply