Polrestabes Surabaya Limpahkan 4 WNA Tersangka Sindikat Pencurian Emas ke Kejaksaan

Polrestabes Surabaya Limpahkan 4 WNA Tersangka Sindikat Pencurian Emas ke Kejaksaan

PWI JATIM – Proses hukum terhadap empat warga negara asing (WNA) pelaku pencurian emas di sebuah toko perhiasan kawasan Pacar Keling, Tambaksari, Surabaya, memasuki tahap akhir. Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya menyatakan berkas perkara telah dinyatakan lengkap (P21) dan siap dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Surabaya pada pekan depan.

“Alhamdulillah, berkas perkaranya juga sudah lengkap dan dinyatakan P21. InsyaAllah minggu depan akan kami limpahkan para tersangka beserta barang buktinya ke jaksa penuntut umum,” ujar AKBP Edy Herwiyanto, Kepala Satreskrim Polrestabes Surabaya, dalam konferensi pers, Jumat (30/1/2026).

Keempat tersangka, masing-masing berinisial YN, YL, ML, dan FR, merupakan warga negara Palestina, Pakistan, dan Yordania. Mereka telah berada di Indonesia sejak 2023 dengan status wisatawan. Aksi kejahatan mereka terjadi tepat pada hari Natal, 25 Desember 2025.

Modus Pecah Konsentrasi dan Mobilisasi Cepat
Edy memaparkan modus operandi yang terencana. Keempat pelaku berpura-pura sebagai pembeli yang serius. Salah seorang dari mereka meminta pegawai toko mengeluarkan berbagai perhiasan emas dari etalase. Saat perhiasan sudah terpajang, mereka memecah konsentrasi pegawai dengan aksi yang terkoordinir.

“Satu orang dari empat pelaku berpura-pura akan melakukan pembayaran di kasir. Saat pegawai lain teralihkan, tiga pelaku lainnya mengambil emas yang telah dikeluarkan dari etalase,” jelas Edy.

Setelah berhasil membawa kabur 52 perhiasan berupa kalung dan gelang dengan total berat 135 gram, keempat pelaku langsung melarikan diri dari Surabaya menuju Jakarta dengan menggunakan mobil transportasi daring. Barang curian tersebut telah berhasil mereka cairkan. Polisi berhasil mengamankan sisa uang hasil penjualan sebesar Rp 180 juta sebagai barang bukti.

Dugaan Sindikat Lintas Negara dan Sikap Non-Kooperatif
Pengungkapan kasus ini berawal dari analisis mendalam rekaman CCTV di lokasi kejadian. Polisi menelusuri kendaraan yang digunakan dan mengidentifikasi nomor telepon para pelaku, yang akhirnya membawa kepada penangkapan.

Meski menghadapi bukti yang kuat, termasuk rekaman CCTV, data kendaraan, telepon, pakaian, dan keterangan saksi, keempat tersangka bersikap tidak kooperatif selama penyidikan dan tidak mengakui perbuatan mereka.

“Keyakinan penyidik didasari rekaman CCTV, kendaraan yang digunakan, nomor handphone, pakaian, ciri-ciri pelaku, serta keterangan para saksi,” tegas Edy.

Yang memperkuat dugaan keterlibatan jaringan kejahatan terorganisir adalah latar belakang salah satu pelaku yang merupakan residivis kasus pencurian emas di Thailand. “Kami menduga ini merupakan sindikat, namun masih terus kami dalami karena para pelaku tidak kooperatif,” tambah Edy.

Dengan lengkapnya berkas dan rencana pelimpahan tersangka, kasus yang sempat menghebohkan ini kini menunggu proses penuntutan dan persidangan. Polisi juga masih mendalami jaringan dan kemungkinan keterlibatan pelaku dalam aksi serupa di wilayah lain. (***)

arya88

anakslot

supervegas88

hahacuan

arya88

anakslot

supervegas88

supervegas88

hahacuan

sbobet

arya88

arya88

arya88

arya88

arya88

arya88

arya88

arya88

arya88

arya88

arya88

arya88

arya88

arya88

arya88

arya88

arya88

arya88

arya88

arya88

arya88

arya88

arya88

supervegas88

supervegas88

supervegas88

supervegas88

supervegas88

supervegas88

supervegas88

supervegas88

supervegas88

supervegas88

anakslot

anakslot

anakslot

hahacuan

hahacuan

hahacuan

hahacuan

hahacuan

kopitiam.it.com

baca komik

pwijatim.or.id

ansor.or.id

bantuan.or.id

bacod.or.id

beritabola.or.id

bukutamu.or.id

carifakta.or.id

daarulilmi.or.id

duniakita.or.id

faktual.or.id

hargaemas.or.id

hijrah.or.id

kabarindo.or.id

kamipeduli.or.id

kaospolos.or.id

karakter.or.id

katadia.or.id

katamereka.or.id

kitabisa.or.id

kumparan.or.id

nasdeem.or.id

paitohk.or.id

polrestabes-bandung.or.id

komikhentaiku.com