PWI JATIM – Penemuan sesosok mayat tanpa identitas menggegerkan kawasan wisata Pantai Plengkung yang berada di Taman Nasional Alas Purwo, Kecamatan Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, pada Kamis (19/2/2026). Jasad tersebut ditemukan dalam kondisi yang sudah sulit dikenali.
Kapolsek Tegaldlimo, AKP Sadimun, membenarkan penemuan jasad tersebut. Peristiwa berawal dari laporan nelayan yang melihat mayat tergeletak di tepi pantai Blok Plengkung. Temuan itu kemudian disampaikan kepada petugas Taman Nasional Alas Purwo dan dilaporkan ke Polsek Tegaldlimo.
“Jenazah sudah dalam keadaan rusak, jenis kelamin pun hilang. Jika dilihat dari tubuhnya, kemungkinan laki-laki dewasa karena tidak tampak payudara, dengan tinggi kurang lebih 150 cm,” ujar Sadimun, Jumat (20/2/2026).
Evakuasi di Medan Berat
Mendapat laporan tersebut, petugas Kepolisian bersama tenaga medis dari Puskesmas Kedungwungu segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan awal. Evakuasi yang melibatkan belasan personel gabungan dari Polsek Tegaldlimo, Koramil, dan petugas Taman Nasional Alas Purwo dimulai sekitar pukul 09.00 WIB.
Kepala Seksi TN Alas Purwo, Noviani Utami, menyatakan bahwa koordinasi cepat dilakukan untuk memindahkan jenazah dari area publik. “Prioritas utama kami adalah segera melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian dan TNI agar jenazah dapat segera dipindahkan dari area publik taman nasional, demi kenyamanan pengunjung serta memenuhi prosedur hukum yang berlaku,” jelasnya.
Medan di kawasan pesisir Plengkung yang cukup berat menjadi tantangan tersendiri dalam proses evakuasi. “Meski medan sulit, jenazah berhasil dievakuasi dan dibawa dengan mobil ambulans,” ungkap Sadimun.
Diperkirakan Meninggal 10-15 Hari
Dari hasil pemeriksaan sementara tim medis, mayat yang diidentifikasi sebagai Mr. X tersebut diperkirakan telah meninggal dunia sekitar 10 hingga 15 hari sebelum ditemukan. Kondisi jasad yang sudah rusak berat menyulitkan proses identifikasi secara visual.
Selanjutnya, jenazah dievakuasi dan dibawa ke RSUD Blambangan Banyuwangi guna pemeriksaan lebih lanjut oleh Tim Inafis Sat Polairud Polresta Banyuwangi.
“Kami mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera melapor ke Polsek Tegaldlimo,” imbau Sadimun.
Selama proses evakuasi berlangsung, Kepala Resort Pancur, Nanang Dwi P., memastikan area di sekitar lokasi penemuan telah disterilkan sementara untuk menjaga privasi korban serta memudahkan petugas kesehatan melakukan pemeriksaan awal di lapangan. (***)










Leave a Reply