PWI JATIM – Insiden runtuhnya bangunan lapak di Pasar Krai, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, pada Selasa (20/1) pagi, menewaskan tiga pedagang terluka dan memaksa pemerintah daerah mengambil langkah relokasi. Kejadian yang diduga akibat bangunan lapuk tersebut mendorong Pemkab Lumajang untuk memindahkan aktivitas pasar temporer ini ke bangunan utama pasar yang lebih permanen.
Ketiga korban luka-luka akibat tertimpa reruntuhan segera dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Haryoto Lumajang dan Puskesmas Yosowilangun untuk mendapatkan perawatan.
Relokasi ke Bangunan Pasar Permanen
Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, yang meninjau lokasi kejadian dan menjenguk korban di rumah sakit, menjelaskan bahwa bangunan yang ambruk merupakan pasar temporer yang hanya beroperasi seminggu sekali, bertepatan dengan hari pasar hewan.
“Bangunan yang rusak tadi kan pasar temporer, nanti akan kita relokasi ke dalam di bangunan utama pasar yang kita bangun 2019 lalu,” kata Yudha.
Ia memastikan bahwa kapasitas lapak di dalam bangunan pasar utama masih cukup untuk menampung seluruh pedagang dari pasar temporer yang terdampak. Pasar ini, kata dia, tidak beroperasi setiap hari sehingga tidak akan menimbulkan kepadatan berlebih.
“Di dalam masih cukup, karena yang dipindah ini yang temporer jadi tidak setiap hari, jadi masih bisa untuk pindah ke dalam,” jelas Yudha.
Penyebab Diduga Karena Kelapukan
Menurut penjelasan Wakil Bupati, ambruknya struktur pasar disebabkan oleh kondisi fisik bangunan yang sudah tua dan lapuk, bukan karena faktor cuaca ekstrem.
“Penyebabnya karena bangunan lapuk sudah tua jadi tadi tidak kuat menahan genteng dan ambruk. Untungnya tadi masih pagi jadi belum begitu ramai,” ujar Yudha, seraya bersyukur kejadian tidak menimbulkan korban jiwa mengingat aktivitas pasar belum ramai.
Insiden ini kembali menyoroti pentingnya audit keselamatan berkala terhadap infrastruktur pasar tradisional, terutama bangunan temporer yang kerap diabaikan perawatannya. Rencana relokasi yang diumumkan Pemkab diharapkan dapat memberikan kepastian dan keamanan bagi para pedagang, sekaligus mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan. (***)










Leave a Reply