PWI JATIM – Seorang pria ditemukan tewas dalam kondisi penuh darah di Jalan Wonokusumo Jaya, Surabaya, Minggu (18/1/2026) dini hari. Polisi menduga korban menjadi sasaran pengeroyokan dan penusukan yang melibatkan lebih dari lima orang pelaku.
Korban diidentifikasi sebagai UF (32), warga Kelurahan Kedungmangu, Kecamatan Kenjeran. Ia pertama kali ditemukan warga sekitar pukul 04.00 WIB di sebuah pertigaan, sebelum kemudian dilaporkan ke Polsek Semampir. Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 04.10 WIB dan menemukan UF telah tewas tergeletak dengan kondisi bersimbah darah.
Luka Tusuk dan Upaya Pelarian
Hasil pemeriksaan awal dan otopsi di RS Bhayangkara Polda Jatim mengungkap, korban meninggal dengan luka tusuk di bagian ketiak sebelah kiri. Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Suroto, menjelaskan kronologi kejadian.
“Korban mengendarai sepeda motor dikeroyok, kemudian ditusuk menggunakan senjata tajam,” terang Suroto, Senin (19/1/2026).
Dalam kondisi terkepung, korban sempat berupaya menyelamatkan diri. Ia berhasil melarikan diri dengan mengendarai motornya, bernomor polisi L 5506 DAM. Namun, tidak lama setelahnya, nyawanya tidak tertolong.
“Sesampainya di depan warung kopi Jalan Wonokusumo Jaya Surabaya, korban berhenti dan tergeletak di lokasi,” pungkas Suroto. Motor korban masih terparkir dengan standar samping di lokasi ia ditemukan tewas. Korban dinyatakan meninggal dunia di tempat.
Polisi Buru Pelaku, Selidiki Motif
Hingga berita ini diturunkan, kepolisian masih memburu lebih dari lima orang yang diduga terlibat dalam pengeroyokan dan penusukan tersebut. Motif di balik pembunuhan ini juga masih dalam penyelidikan intensif.
“Polisi masih mencari para pelaku dan menyelidiki motif,” jelas Suroto.
Sebelumnya, beredar informasi di masyarakat bahwa korban diduga terlibat carok (perkelahian dengan senjata tajam) dengan beberapa orang di sekitar lokasi sebelum ditemukan tewas. Namun, polisi menegaskan bahwa semua kemungkinan dan alur kejadian masih ditelusuri untuk mengungkap kasus ini secara tuntas. (***)










Leave a Reply