Penyegelan Kantor Ormas MADAS Ditunda, Polisi Pertimbangkan Aspek Keamanan

Penyegelan Kantor Ormas MADAS Ditunda, Polisi Pertimbangkan Aspek Keamanan

PWI JATIM – Rencana penyegelan kantor organisasi masyarakat (ormas) Madura Asli Sedarah (MADAS) di Jalan Raya Darmo Nomor 153, Surabaya, pada Senin (12/1) ini tidak terlaksana. Penundaan dilakukan menyusul permintaan Kepala Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya dengan pertimbangan menjaga keamanan dan ketertiban.

Penyegelan yang direncanakan Pengadilan Negeri (PN) Surabaya tersebut berdasarkan permohonan kurator perkara pailit, Albert Riyadi Suwono. Aset kantor itu merupakan bagian dari harta milik Achmad Sidqus Syahdi yang telah dinyatakan pailit.

“Penyegelan itu atas permintaan dari kurator perkara perdata pailit nomor 20 tahun 2021. Jadi itu penyegelan ya, bukan eksekusi,” tegas Humas PN Surabaya, Slamet Pujiono, dalam konferensi pers, Senin.

Namun, proses hukum tersebut harus menemui jeda. Slamet menjelaskan bahwa pihak pengadilan telah menerima surat permintaan penundaan dari Polrestabes Surabaya sejak Jumat (9/1/2026) lalu. “Makanya sekarang karena permintaan dari beliau dari Kapolrestabes, hari ini penyegelan ditunda,” ujarnya. Untuk tindak lanjut, PN Surabaya akan menunggu permohonan kembali dari kurator.

Menanggapi penundaan ini, Ketua Ormas Madas Sedarah, Muhammad Taufik, menyatakan apresiasi dan komitmen untuk menaati hukum. “Yang pertama tentu mengapresiasi adanya penundaan penyegelan karena memang itu masih dalam proses keperdataan,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Taufik menegaskan bahwa organisasinya akan menjalani segala proses hukum yang berlaku. Lebih lanjut, ia berkomitmen untuk menjaga ketenangan situasi. “Dan kami tidak ada tindakan anarkis apapun, kawan-kawan Madas akan menjaga kondusivitas karena kondusivitas Surabaya adalah harga mati buat kami,” pungkasnya.

Penundaan ini menyoroti langkah hati-hati aparat dalam menangani eksekusi aset yang melibatkan ormas, dengan memprioritaskan stabilitas keamanan. Proses penyegelan kantor MADAS akan memasuki babak berikutnya setelah ada komunikasi lebih lanjut antara kurator, pengadilan, dan pihak kepolisian. (***)

slot gacor

arya88

slot dana

slot dana

arya88

slot qris

arya88

slot gacor 2026

slot gacor

slot88

sbobet

sbobet

anakslot

supervegas88

idlix

slot

mrbetbrazil.com

opmbworldwide.com

sports-gazer.com

storagecastrovalleyca.com

leei.org

nocheat.org

abegabeg.com

celtictalk.org

cerebralwriter.com

failbooking.com

hoteltaray.com

ibizacreativa.com

kopitiam.it.com

pwijatim.or.id

dailysoccerprediction.com

sports-gazer.com

ansor.or.id

bantuan.or.id

kabarindo.or.id

kaospolos.or.id

paitohk.or.id

bukutamu.or.id

carifakta.or.id

faktual.or.id

hargaemas.or.id

hijrah.or.id

polrestabes-bandung.or.id

nasdeem.or.id

beritabola.or.id

karakter.or.id

bacod.or.id

daarulilmi.or.id

duniakita.or.id

kamipeduli.or.id

katadia.or.id

katamereka.or.id

kitabisa.or.id

kumparan.or.id

roxy21.com

layarbola21.com

tribungroup.net

baca komik

layarberita21.com

kkppalembang.com

joglosemar.co.id

web123movies.com

addisababaonline.com

ironchefsworld.com

wellbeingart.com

wirewag.com

Sponsor: • judi bola 2026judi bolaslot gacorslot gacorslot danasbobet