PWI JATIM – Di tengah eskalasi konflik yang memanas akibat serangan gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Iran, status penerbangan internasional dari Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, dipastikan masih beroperasi normal. Hal ini terutama berlaku bagi jemaah umrah yang hendak terbang ke Timur Tengah.
General Manager Bandara Internasional Juanda, Muhammad Tohir, menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada gangguan operasional yang mempengaruhi jadwal penerbangan dari dan menuju bandara tersebut. Pihaknya terus memantau perkembangan situasi udara di kawasan Timur Tengah yang berpotensi mempengaruhi rute penerbangan.
“Kami memastikan bahwa operasional penerbangan internasional, khususnya penerbangan umrah dari Bandara Internasional Juanda, tetap berada dalam status normal operation,” ujar Tohir saat dikonfirmasi Kompas.com, Minggu (1/3/2026).
Pemantauan Ketat dan Koordinasi Intensif
Tohir menjelaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dan melakukan pemantauan secara berkelanjutan dengan otoritas bandara, Airnav Indonesia, serta seluruh maskapai penerbangan. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang dapat timbul sejalan dengan dinamika konflik yang terjadi.
“Hingga saat ini tidak terdapat dampak operasional terhadap penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Juanda akibat kondisi tersebut,” tegasnya.
Koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan akan terus dilakukan secara intensif. Hal ini bertujuan untuk memastikan seluruh operasional penerbangan berjalan aman, tertib, dan sesuai dengan standar keselamatan penerbangan internasional yang berlaku.
“Kami berkomitmen untuk selalu mengutamakan keselamatan dan keamanan penumpang sebagai prioritas utama,” tambah Tohir.
Imbauan bagi Calon Penumpang
Menanggapi situasi yang dinamis ini, manajemen Bandara Juanda mengimbau para calon penumpang, khususnya jemaah umrah, untuk tetap aktif memantau perkembangan informasi jadwal penerbangan.
Penumpang dapat memperoleh informasi terkini melalui maskapai penerbangan masing-masing, menghubungi contact center Bandara Juanda di nomor 172, atau mengakses kanal informasi resmi Bandara Internasional Juanda.
“Dengan situasi yang masih fluktuatif, kami harap para penumpang selalu waspada dan memastikan jadwal keberangkatan mereka sebelum menuju bandara,” pungkas Tohir.
Hingga berita ini diturunkan, sejumlah maskapai penerbangan yang melayani rute umrah dari Juanda masih memberangkatkan jemaah sesuai jadwal. Pihak bandara dan instansi terkait berjanji akan segera menginformasikan jika terdapat perubahan kebijakan menyusul perkembangan terbaru di Timur Tengah. (***)










Leave a Reply