PWI JATIM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengalokasikan dana sebesar Rp40 miliar pada tahun 2026 untuk perbaikan dan pemeliharaan ruas jalan di seluruh kota. Masyarakat pun diminta berperan aktif dengan melaporkan kondisi aspal yang rusak agar segera ditindaklanjuti.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Surabaya, Syamsul Hariadi, mengungkapkan bahwa anggaran tersebut hampir sama dengan alokasi pada tahun sebelumnya. Pendanaan ini tidak hanya difokuskan pada pembangunan jalan baru, tetapi juga pada pemeliharaan rutin infrastruktur jalan yang ada.
” Sekitar Rp40 miliar, hampir sama tahun kemarin. Jadi di samping pembangunan (jalan), kita juga ada pemeliharaan,” kata Syamsul saat dikonfirmasi, Selasa (24/2/2026).
Sembilan Rayon Siap Bergerak Cepat
Untuk memastikan respons cepat terhadap kerusakan jalan, Pemkot Surabaya membentuk Satuan Tugas (Satgas) Perbaikan Jalan yang terdiri dari sembilan tim. Kesembilan tim tersebut dibagi ke dalam sembilan rayon yang tersebar di seluruh wilayah Surabaya. Model ini diadaptasi dari sistem yang sudah berjalan efektif pada Satgas Drainase Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM).
” Sama seperti di Satgas Drainase (DSDABM). Sehingga setiap ada laporan atau temuan di lapangan, tim bisa langsung bergerak cepat tanpa harus menunggu lama,” ujarnya.
Para petugas tidak hanya menunggu laporan, tetapi juga akan berkeliling secara rutin untuk memantau kondisi setiap jalan di Surabaya. Dengan demikian, kerusakan seperti jalan berlubang dapat segera terdeteksi dan diperbaiki.
” Kalau ada jalan berlubang itu dilaporkan, kemudian langsung ditindaklanjuti. Itu untuk percepatan perbaikan jalan, supaya masyarakat tidak terlalu lama terganggu aktivitasnya,” jelas Syamsul.
Peran Aktif Warga Sangat Dibutuhkan
Syamsul mengimbau agar masyarakat turut serta menjadi mata dan telinga pemerintah di lapangan. Warga yang menemukan adanya kerusakan jalan, seperti aspal berlubang atau ambles, diminta untuk segera melapor. Laporan tersebut dapat disampaikan melalui kanal-kanal pengaduan yang telah disediakan oleh Pemkot Surabaya.
” Kami imbau kepada masyarakat untuk langsung melapor ketika menemukan jalan yang rusak. Selanjutnya, pihaknya akan mendatangi untuk melakukan perbaikan,” pungkasnya.
Langkah ini diharapkan dapat mewujudkan infrastruktur jalan yang lebih baik dan nyaman bagi seluruh warga Surabaya, sekaligus meminimalisir potensi kecelakaan akibat kerusakan jalan. (***)










Leave a Reply