PWI JATIM – Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada Sabtu (21/2/2026) sore mengakibatkan sebuah pohon besar tumbang dan menutup akses Jalan Raya Lengkong–Kertosono. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Peristiwa itu terjadi di Dusun Karangtengah, Desa Garu, Kecamatan Baron, sekitar pukul 17.30 WIB. Sebuah pohon jenis jaranan dengan diameter kurang lebih 80 sentimeter roboh dan melintang di badan jalan, sempat melumpuhkan arus lalu lintas di ruas jalan tersebut.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nganjuk, Sutomo, menjelaskan bahwa pohon tersebut tumbang diduga karena kondisi batang yang sudah lapuk.
“Pohon jenis jaranan berdiameter kurang lebih 80 sentimeter tersebut tumbang, diduga karena kondisi batang yang sudah lapuk,” ujar Sutomo kepada wartawan di Nganjuk, Sabtu malam.
“Kejadian ini sempat menutup akses jalan raya Lengkong–Kertosono sehingga mengganggu arus lalu lintas warga,” lanjutnya.
Menurut Sutomo, laporan pertama kali diterima petugas BPBD Kabupaten Nganjuk dari Polsek Baron pada pukul 17.50 WIB. Tim Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Nganjuk segera bergerak menuju lokasi pada pukul 18.14 WIB untuk melakukan asesmen dan persiapan evakuasi.
“Setibanya di lokasi pukul 18.35 WIB, petugas bersama unsur gabungan langsung melakukan penanganan dan pembersihan material pohon,” terangnya.
Penanganan di lapangan melibatkan personel BPBD Kabupaten Nganjuk, AGISENA BPBD Provinsi Jawa Timur, Polsek Baron, Damkar Pos Lengkong, serta partisipasi aktif masyarakat setempat. Proses evakuasi dan pembersihan material pohon berhasil diselesaikan pada pukul 19.05 WIB, dan arus lalu lintas kembali normal.
“Tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian material dalam kejadian ini,” kata Sutomo menegaskan.
Menyikapi kondisi cuaca yang masih berpotensi ekstrem, Sutomo mengimbau masyarakat, khususnya warga Kabupaten Nganjuk, untuk meningkatkan kewaspadaan.
“Hindari berteduh di bawah pohon besar atau baliho, serta segera laporkan kejadian darurat di lingkungan sekitar agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat,” tuturnya. (***)










Leave a Reply