PWI JATIM – Aparat Kepolisian Resor (Polres) Situbondo, Polda Jawa Timur, melakukan penggerebekan terhadap praktik perjudian sabung ayam di wilayah Kecamatan Panarukan pada Minggu (15/2/2026) siang. Meski puluhan personel diterjunkan ke lokasi, para pelaku judi berhasil melarikan diri meninggalkan belasan unit kendaraan bermotor mereka.
Penggerebekan yang berlangsung sekitar pukul 12.00 WIB itu bermula dari adanya laporan warga yang resah dengan aktivitas perjudian di sebuah kebun milik warga. Warga menyampaikan keluhan mereka melalui media sosial, termasuk informasi bahwa arena judi tersebut kerap disiarkan secara langsung melalui platform TikTok.
Pamapta Polres Situbondo, Ipda Doni, membenarkan bahwa pihaknya mendapat informasi dari masyarakat terkait lokasi tersebut. Saat petugas tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP), para pelaku yang sedang asyik berjudi langsung berhamburan.
“Mengetahui kedatangan kami, gerombolan pelaku judi yang sedang asyik di arena langsung kocar-kacir melarikan diri ke arah sekitar persawahan dan perkebunan,” ujar Ipda Doni saat dikonfirmasi pada Senin (16/2/2026).
Meski para terduga pelaku berhasil kabur, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang ditinggalkan di lokasi. Dari hasil penyisiran, polisi menyita 17 unit sepeda motor yang diduga milik para pemain judi.
Selain kendaraan bermotor, petugas juga mengamankan empat ekor ayam jago, delapan buah keso (tempat ayam), dua buah galangan (arena aduan), serta sejumlah kurungan besi dan bambu yang digunakan untuk kegiatan judi tersebut.
“Seluruh barang bukti kendaraan dan perlengkapan judi sudah diamankan ke Mapolres dan diserahkan ke Satreskrim untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” tegas Ipda Doni.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Situbondo, Ipda Slamet Yuwono, mengapresiasi keberanian masyarakat yang melaporkan adanya praktik perjudian di lingkungannya. Ia menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak akan memberikan ruang bagi segala bentuk penyakit masyarakat, termasuk judi sabung ayam.
“Kami sampaikan terima kasih kepada warga yang sudah peduli dengan keamanan lingkungannya. Informasi sekecil apa pun sangat berarti bagi kami,” ujar Slamet.
Ipda Slamet menambahkan, meskipun para pelaku berhasil kabur saat penggerebekan, pihaknya akan terus melakukan penyelidikan guna menangkap bandar serta pelaku yang terlibat dalam perjudian tersebut. Ia mengimbau masyarakat untuk terus aktif memberikan informasi jika menemukan indikasi tindak pidana di lingkungan sekitar. (***)










Leave a Reply