Siaga! Gunung Semeru Luncurkan Dua Kali Awan Panas, Kolom Abu Capai 1.000 Meter

Siaga! Gunung Semeru Luncurkan Dua Kali Awan Panas, Kolom Abu Capai 1.000 Meter

PWI JATIM – Aktivitas vulkanik Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, kembali meningkat. Pada Jumat (13/2/2026), gunung berstatus Siaga Level III ini tercatat mengalami dua kali luncuran awan panas guguran disertai kolom abu tebal yang mencapai ketinggian 1.000 meter dari puncak kawah.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, Isnugroho, menyatakan erupsi pertama terjadi pada pukul 10.56 WIB dengan jarak luncur awan panas mencapai tiga kilometer dari puncak. Erupsi susulan terjadi kurang dari dua jam kemudian.

“Awan panas terekam mulai pukul 12.46 WIB,” kata Isnugroho melalui sambungan telepon, Jumat (13/2/2026).

Menurut laporan dari Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Semeru, seismograf merekam getaran dengan amplitudo 15 milimeter saat awan panas meluncur pada erupsi kedua. Getaran tersebut berlangsung selama 2 menit 58 detik. Beruntung, jarak luncur awan panas pada kejadian kedua ini tercatat lebih pendek, yaitu 2,5 kilometer dari puncak kawah mengarah ke tenggara atau Besuk Kobokan.

Jauh dari Permukiman, Warga Diimbau Tetap Tenang

Meski aktivitas vulkanik cukup intens, Isnugroho menegaskan bahwa jarak luncur awan panas tersebut masih berada dalam radius aman dan belum mengancam permukiman penduduk. Masyarakat diimbau untuk tidak panik, namun tetap waspada dan memantau informasi resmi dari Pos Pantau Gunung Api Semeru.

“Jarak luncurnya masih pada radius aman, warga sudah tahu harus apa. Harapannya tidak ada hujan deras sehingga memicu banjir lahar,” ujarnya.

Meski demikian, BPBD Lumajang tidak tinggal diam. Sejumlah personel telah diterjunkan dan disiagakan di sekitar lereng Gunung Semeru untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk, seperti awan panas susulan yang tiba-tiba mendekati area permukiman.

“Saat ini personel siaga di sekitar lereng Semeru, berjaga terjadi hal yang tidak diinginkan,” pungkas Isnugroho.

PVMBG Keluarkan Imbauan Larangan Aktivitas

Berdasarkan rekomendasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), masyarakat dilarang keras melakukan aktivitas apa pun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, yaitu jalur aliran utama awan panas dan lahar, hingga radius 13 kilometer dari puncak.

Selain itu, warga juga diimbau untuk tidak beraktivitas dalam jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan. Hal ini karena area tersebut berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar yang dapat mencapai jarak hingga 13 kilometer dari puncak kawah.

Status Gunung Semeru yang masih berada di Level III atau Siaga menandakan bahwa potensi bahaya masih mengancam. Masyarakat dan para pendaki diimbau untuk selalu mematuhi rekomendasi dari otoritas berwenang demi keselamatan bersama. (***)

arya88

anakslot

supervegas88

hahacuan

hahacuan

sbobet