PWI JATIM – Sebuah aksi pencurian dengan modus penjebolan atap mengguncang minimarket Indomaret di Desa Jeli, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Peristiwa yang terjadi pada Senin (2/2/2026) dini hari sekitar pukul 04.22 WIB itu mengakibatkan kerugian material mencapai Rp3,4 juta.
Menurut keterangan Kasat Humas Polres Tulungagung, Iptu Nanang Murdianto, kasus ini pertama kali diketahui setelah karyawan toko menerima notifikasi alarm melalui grup koordinasi internal. “Mendapati alarm berbunyi, saksi segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Karangrejo. Petugas kepolisian bersama karyawan kemudian melakukan pengecekan langsung di TKP,” jelas Nanang melalui pesan singkat, Senin.
Sesampai di lokasi, tim menemukan kondisi toko yang berantakan. Hasil olah TKP sementara mengungkapkan bahwa pelaku diduga sudah merencanakan aksi dengan matang. Modus yang digunakan adalah memanjat tembok bagian belakang toko, kemudian menjebol atap dan plafon untuk masuk ke dalam area penjualan.
Tampaknya pelaku cukup berpengalaman dan berusaha menghilangkan jejak. “Pelaku merusak sistem alarm serta memutus kabel CCTV sebelum mengambil barang. Setelah beraksi, mereka diduga keluar melalui jalur yang sama,” papar Nanang.
Dari hasil pendataan sementara pihak manajemen, puluhan bungkus rokok berbagai merek menjadi sasaran utama pencurian. Total kerugian material, termasuk kerusakan fisik pada plafon dan sistem keamanan, ditaksir mencapai Rp 3.454.500.
Saat ini, Unit Reskrim Polsek Karangrejo tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap identitas dan mengamankan pelaku. Petugas telah mengumpulkan barang bukti dan meminta keterangan dari sejumlah saksi. “Kasus ini masih dalam proses pendalaman dan penyelidikan lebih lanjut oleh tim Reskrim, untuk segera mengungkap pelaku dalam kasus ini,” pungkas Nanang.
Aksi pencurian dengan modus penjebolan atap toko kembali mengingatkan pentingnya peningkatan sistem keamanan fisik dan elektronik, terutama bagi gerai ritel yang beroperasi 24 jam di daerah. (***)










Leave a Reply