Hasil mengejutkan kembali terjadi di lanjutan BRI Super League 2025/2026. Kali ini, PSM Makassar harus pulang dengan kepala tertunduk setelah tumbang 0-2 dari tuan rumah Persijap Jepara. Pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bumi Kartini, Sabtu (24/1/2026) malam WITA itu menjadi malam yang benar-benar kelam bagi tim Juku Eja.
Datang dengan ambisi mencuri poin di kandang lawan, PSM justru tampil di bawah tekanan sejak menit awal. Alih-alih mengontrol permainan, mereka langsung kebobolan cepat dan gagal menemukan ritme hingga laga berakhir.
Sebaliknya, kemenangan ini terasa seperti oase di tengah gurun bagi Persijap Jepara. Di saat banyak pihak meragukan peluang mereka bertahan di Super League, Laskar Kalinyamat justru menunjukkan tanda-tanda kebangkitan lewat kemenangan penting atas tim besar seperti PSM Makassar.
Persijap vs PSM Makassar: Gol Cepat Ubah Alur Pertandingan
Laga persijap vs psm makassar baru berjalan lima menit ketika publik Jepara langsung bersorak. Carlos Franca sukses memanfaatkan kelengahan lini belakang PSM dan mencetak gol pembuka yang langsung mengubah arah pertandingan.
Gol cepat tersebut membuat Persijap tampil semakin percaya diri. Mereka tak ragu menekan dan bermain disiplin saat bertahan, sementara PSM justru terlihat panik dan kesulitan membangun serangan rapi.
PSM Kehilangan Kendali Sejak Menit Awal
Setelah kebobolan, PSM Makassar mencoba merespons dengan meningkatkan intensitas serangan. Namun, usaha tersebut kerap mentok di lini tengah. Transisi yang lambat dan koordinasi antarpemain yang kurang solid membuat serangan Juku Eja mudah dipatahkan.
Beberapa peluang memang sempat tercipta, tetapi penyelesaian akhir yang tidak maksimal membuat skor 1-0 untuk keunggulan Persijap bertahan hingga turun minum.
Iker Guarrotxena Mengunci Kemenangan
Memasuki babak kedua, PSM kembali mencoba mengambil inisiatif. Tomas Trucha memasang sejumlah pemain ofensif untuk mengejar ketertinggalan. Namun, strategi tersebut justru membuka celah di lini belakang.
Petaka kembali datang di paruh kedua laga persijap vs psm makassar. Iker Guarrotxena sukses mencetak gol kedua Persijap dan membuat situasi semakin sulit bagi tim tamu. Gol ini praktis mematahkan mental pemain PSM yang terlihat kehilangan kepercayaan diri.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-0 tak berubah. Persijap mengamankan tiga poin krusial, sementara PSM harus kembali menelan pil pahit.
Tren Negatif PSM Makassar Terus Berlanjut
Kekalahan dari Persijap Jepara membuat tren buruk PSM Makassar semakin panjang. Ini menjadi kekalahan kelima secara beruntun bagi Juku Eja, sebuah catatan yang jelas mengkhawatirkan bagi tim sebesar PSM.
Tekanan Berat untuk Tomas Trucha
Rentetan hasil negatif ini otomatis membuat sorotan tajam mengarah ke pelatih Tomas Trucha. Alih-alih bangkit di putaran kedua, PSM justru memulai paruh musim dengan performa yang semakin menurun.
Permasalahan PSM tidak hanya soal hasil, tetapi juga permainan yang terlihat kehilangan identitas. Lini tengah kurang kreatif, pertahanan mudah ditembus, dan lini depan gagal tampil efektif.
Jika situasi ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin PSM akan terseret lebih dekat ke zona degradasi, sebuah skenario yang tentu tak pernah dibayangkan oleh pendukung setia mereka.
Klasemen dan Ancaman Zona Degradasi
Kekalahan ini membuat PSM Makassar kini berada di peringkat ke-12 klasemen sementara dengan koleksi 19 poin. Posisi tersebut jelas belum aman, mengingat jarak poin dengan tim-tim di bawahnya sangat tipis.
Sementara itu, Persijap Jepara memang masih berada di zona degradasi, tepatnya peringkat ke-16 dengan 12 poin. Namun, kemenangan atas PSM menjadi modal besar untuk menatap laga-laga selanjutnya dengan kepercayaan diri baru.
Persijap Kirim Sinyal Kebangkitan
Hasil laga persijap vs psm makassar ini menegaskan bahwa Persijap bukan tim yang bisa dipandang sebelah mata. Bermain disiplin, efektif, dan penuh determinasi, mereka mampu menaklukkan tim dengan sejarah besar di sepak bola Indonesia.
Jika konsistensi ini bisa dijaga, peluang Persijap untuk keluar dari zona merah masih terbuka lebar.
Susunan Pemain Persijap vs PSM Makassar
Persijap Jepara tampil solid dengan komposisi pemain yang seimbang di setiap lini. Sendri Johansyah berdiri kokoh di bawah mistar, didukung lini belakang yang disiplin. Di lini depan, duet Carlos Franca dan Iker Guarrotxena menjadi pembeda.
PSM Makassar sendiri menurunkan pemain-pemain berpengalaman seperti Yuran Fernandes dan Victor Luiz. Namun, soliditas tim belum cukup untuk meredam permainan efektif tuan rumah.
Hasil laga persijap vs psm makassar menjadi pengingat keras bahwa nama besar saja tak cukup di kompetisi seketat Super League. PSM Makassar kini harus segera berbenah jika tak ingin benar-benar terjerumus ke papan bawah.
Di sisi lain, Persijap Jepara pantas merayakan kemenangan ini sebagai titik balik. Dengan semangat dan disiplin seperti yang mereka tunjukkan, harapan untuk bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia masih sangat terbuka. Menarik untuk menanti kelanjutan perjalanan kedua tim di pekan-pekan berikutnya.










Leave a Reply