PWI JATIM – Layanan Kereta Api (KA) Brantas, yang menghubungkan Jawa Timur dengan Ibu Kota, tetap menjadi pilihan vital bagi ribuan penumpang meski masih mengacu pada Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2025 hingga awal 2026. Yang membedakan layanan saat ini adalah perpanjangan rute awal menjadi dari Stasiun Blitar, serta penggunaan rangkaian kereta ekonomi generasi baru yang menawarkan kenyamanan lebih untuk perjalanan jarak jauh.
Sejak 17 Oktober 2024, KA Brantas telah secara resmi mengoperasikan kereta ekonomi New Generation hasil modifikasi. Armada baru ini menggantikan formasi lama dengan perubahan signifikan: kapasitas berkurang dari 106 menjadi 72 kursi per kereta, dengan formasi 2-2 (tidak berhadap-hadapan) yang memberikan ruang kaki lebih lega dan privasi lebih baik. Perubahan ini ditujukan untuk meningkatkan kenyamanan penumpang dalam menempuh perjalanan rata-rata lebih dari 12 jam.
“Kini, kelas ekonomi KA Brantas menggunakan Ekonomi New Generation modifikasi dengan karakteristik: Kapasitas 72 tempat duduk per kereta, formasi kursi 2-2, kursi tidak saling berhadapan, dan ruang kaki lebih lega. Lebih nyaman untuk perjalanan jarak jauh,” demikian spesifikasi yang diberlakukan.
Rute Panjang dan Jadwal Tetap
KA Brantas melayani perjalanan pulang-pergi (PP) dengan rute yang menjangkau sejumlah kota strategis di tiga provinsi. Dari Blitar, kereta ini melintasi kota-kota seperti Tulungagung, Kediri, Madiun, Solo, Semarang, Pekalongan, Tegal, Cirebon, sebelum akhirnya tiba di Stasiun Pasar Senen, Jakarta.
Berdasarkan Gapeka 2025 yang masih berlaku, KA 151 Brantas berangkat dari Stasiun Blitar setiap hari pukul 12.55 WIB dan diperkirakan tiba di Pasar Senen pukul 01.40 WIB keesokan harinya. Sebaliknya, KA 152 dari Pasar Senen menuju Blitar berangkat pukul 14.10 WIB dan tiba di tujuan akhir pukul 03.15 WIB.
Perpanjangan titik awal dari sebelumnya hanya Kediri menjadi Blitar sejak beberapa waktu lalu dinilai memberikan kemudahan akses langsung bagi masyarakat di wilayah Blitar dan sekitarnya yang sebelumnya harus transit.
Harga Tiket dan Kelas Layanan
Dengan peningkatan fasilitas, tarif tiket KA Brantas untuk kelas ekonomi New Generation berkisar antara Rp 300.000 hingga Rp 370.000, tergantung pada dinamika permintaan, jarak tempuh, dan waktu pemesanan. Sementara untuk kelas eksekutif yang tetap mempertahankan standar layanan PT KAI, harga tiket berada di kisaran Rp 520.000 hingga Rp 570.000.
Sebagai contoh, untuk perjalanan pada Minggu (25/1/2025), harga tiket ekonomi pada jarak terjauh (Pasar Senen-Blitar) tercatat mencapai Rp 370.000, sedangkan tiket eksekutif dibanderol Rp 570.000.
PT KAI belum mengeluarkan Gapeka resmi untuk tahun 2026, sehingga seluruh operasional dan jadwal masih mengacu pada peraturan sebelumnya. Penumpang diimbau untuk selalu memeriksa ketersediaan tiket dan jadwal terbaru melalui kanal resmi PT KAI sebelum melakukan perjalanan. (***)










Leave a Reply