Kabar duka datang dari keluarga besar pengusaha nasional Henry Pribadi. Rylan Henry Pribadi, cucu dari pendiri Napan Group tersebut, meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tragis saat berada di Jepang. Kepergian Rylan yang masih berusia 17 tahun ini sontak mengejutkan banyak pihak dan memicu rasa simpati luas dari publik.
Peristiwa ini bukan hanya menyisakan kesedihan mendalam bagi keluarga, tetapi juga mengundang perhatian karena terjadi di salah satu destinasi ski ternama dunia. Banyak orang tidak menyangka bahwa aktivitas yang dikenal menyenangkan dan populer seperti bermain ski dapat berujung pada insiden fatal.
Ucapan belasungkawa pun mengalir dari berbagai tokoh nasional. Nama Henry Pribadi kembali menjadi sorotan, bukan karena kiprahnya di dunia bisnis, melainkan karena musibah besar yang menimpa keluarganya. Berikut rangkuman lengkap kronologi kejadian hingga respons para tokoh atas wafatnya Rylan Henry Pribadi.
Sosok Rylan Henry Pribadi dan Latar Belakang Keluarga
Rylan Henry Pribadi diketahui merupakan cucu dari Henry Pribadi, pendiri Napan Group yang dikenal sebagai salah satu konglomerat Indonesia. Ayah Rylan, Reza Pribadi, juga dikenal sebagai bagian dari keluarga pengusaha nasional yang cukup disegani.
Kehidupan dan Usia yang Masih Sangat Muda
Di usia 17 tahun, Rylan masih berada pada fase remaja dengan masa depan panjang yang terbentang. Kepergiannya di usia belia ini membuat tragedi tersebut terasa semakin memilukan, terutama bagi keluarga dan kerabat dekat.
Meski tidak banyak informasi pribadi yang diungkap ke publik, Rylan dikenal sebagai sosok muda yang aktif dan gemar berolahraga, termasuk olahraga musim dingin seperti ski.
Kronologi Kecelakaan Ski di Jepang
Peristiwa nahas yang merenggut nyawa Rylan Henry Pribadi terjadi di Jepang, tepatnya di wilayah Hokkaido yang memang dikenal sebagai surga wisata ski dunia.
Lokasi dan Waktu Kejadian
Insiden tersebut terjadi di area perbatasan antara Niseko Tokyu Grand Hirafu dan HANAZONO Ski Resort, yang berada di Kota Kutchan. Lokasi ini merupakan salah satu kawasan ski paling populer, baik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.
Kecelakaan terjadi pada Rabu, 7 Januari 2026, sekitar pukul 15.50 waktu setempat. Saat itu, Rylan tengah meluncur di lintasan ski seperti pemain lainnya.
Insiden yang Tak Terduga
Menurut keterangan kepolisian setempat, Rylan mengalami kecelakaan ketika lehernya terlilit tali pembatas lintasan atau boundary rope. Tali tersebut memang dipasang sebagai penanda batas area bermain ski.
Tanpa disadari, saat meluncur dengan kecepatan tertentu, bagian leher korban mengenai tali pembatas. Insiden itu menyebabkan Rylan terjatuh dan kehilangan kesadaran di lokasi.
Tidak Langsung Diketahui Pengunjung Lain
Salah satu faktor yang membuat insiden ini begitu tragis adalah karena kejadian tersebut tidak langsung diketahui oleh orang lain. Area tempat Rylan terjatuh tidak langsung terpantau oleh pengunjung lain maupun petugas.
Baru setelah beberapa waktu, seorang pemain ski lain menemukan Rylan dalam kondisi tergeletak. Pemain tersebut kemudian segera melaporkan kejadian itu kepada pihak pengelola resort.
Upaya Penyelamatan dan Hasil Autopsi
Setelah laporan diterima, petugas pengelola resort bergerak cepat untuk mengevakuasi korban dan menghubungi kepolisian setempat.
Sempat Dilarikan ke Rumah Sakit
Rylan Henry Pribadi sempat dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, takdir berkata lain. Nyawa Rylan tidak dapat diselamatkan meski sudah mendapatkan penanganan.
Kabar meninggalnya Rylan pun dikonfirmasi oleh pihak berwenang Jepang dan kemudian sampai ke Indonesia.
Penyebab Kematian Menurut Kepolisian Hokkaido
Berdasarkan hasil autopsi yang dilakukan pada 9 Januari 2026, Kepolisian Hokkaido menyatakan bahwa penyebab kematian Rylan adalah asfiksia atau mati lemas akibat tekanan pada leher.
Di lokasi kejadian, polisi menemukan deretan tiang dengan jarak sekitar 10 meter yang dihubungkan oleh tali sebagai pembatas lintasan ski. Diduga kuat, saat meluncur, leher korban mengenai tali tersebut sehingga menyebabkan cedera fatal.
Ucapan Duka dari Tokoh Nasional
Kepergian Rylan Henry Pribadi meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi banyak tokoh nasional yang mengenal keluarga Pribadi.
Airlangga Hartarto Sampaikan Belasungkawa
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, turut menyampaikan ucapan duka melalui akun Instagram pribadinya.
Ia menuliskan rasa belasungkawa mendalam atas berpulangnya Rylan, yang disebutnya sebagai putra dari sahabatnya, Reza Pribadi, sekaligus cucu dari Henry Pribadi. Ungkapan tersebut menunjukkan kedekatan personal antara keluarga Pribadi dan sejumlah tokoh nasional.
Tokoh Lain Ikut Berduka
Selain Airlangga Hartarto, ucapan duka juga disampaikan oleh Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), Anindya Bakrie. Hal ini menunjukkan bahwa keluarga Henry Pribadi memiliki relasi luas di kalangan dunia usaha dan pemerintahan.
Ungkapan belasungkawa tersebut menjadi bentuk empati atas musibah yang menimpa keluarga besar pengusaha nasional tersebut.
Tragedi yang Menjadi Pengingat Keselamatan
Kecelakaan yang dialami Rylan Henry Pribadi menjadi pengingat bahwa aktivitas wisata ekstrem seperti ski tetap memiliki risiko, meski dilakukan di resort bertaraf internasional.
Pentingnya Pengawasan dan Keselamatan
Peristiwa ini juga memunculkan diskusi tentang standar keselamatan di area wisata ski, khususnya terkait pemasangan tali pembatas lintasan dan pengawasan di area bermain.
Meski penyelidikan berada di tangan otoritas Jepang, tragedi ini memberi pelajaran penting bagi wisatawan untuk selalu waspada dan mematuhi aturan keselamatan di lokasi wisata ekstrem.
Kepergian Rylan Henry Pribadi menjadi duka mendalam bagi keluarga besar Henry Pribadi dan seluruh kerabatnya. Tragedi yang terjadi jauh dari tanah air ini menyadarkan banyak pihak bahwa musibah bisa datang kapan saja, bahkan di tengah aktivitas liburan.
Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan menghadapi kehilangan besar ini. Kejadian ini juga diharapkan menjadi pelajaran berharga tentang pentingnya keselamatan, kewaspadaan, dan pengawasan dalam setiap aktivitas, terutama yang berisiko tinggi.










Leave a Reply