PWI JATIM – Sebuah rumah dua lantai di kawasan Simo Gunung, Kota Surabaya, hangus terbakar pada dini hari tadi, Kamis (8/1/2026). Kebakaran yang diduga dipicu oleh kebocoran tabung gas LPG (Liquefied Petroleum Gas) itu menewaskan enam penghuni rumah, termasuk seorang bayi berusia satu tahun, yang mengalami luka bakar.
Insiden terjadi sekitar pukul 03.55 WIB di Jalan Simo Gunung Gang 1, Kelurahan Banyu Urip, Kecamatan Sawahan. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya menerima laporan dan langsung memberangkatkan sembilan unit pemadam dan empat unit tim rescue ke lokasi.
“Unit tempur Pos Grudo tiba di TKP langsung melakukan pemadaman,” ujar Kepala DPKP Kota Surabaya, Laksita Rini Sevriani, dalam keterangannya.
Tabung LPG Diduga Meledak Saat Persiapan Berjualan
Menurut penjelasan Rini yang merujuk informasi dari pemilik rumah, Heriyani Watiningsih (63), kebakaran terjadi saat korban sedang mempersiapkan diri untuk berjualan. “Namun tiba-tiba tabung LPG ngebros (meledak) dan menyambar ke barang yang berada di dekat LPG,” jelasnya.
Kebocoran gas tersebut menyebabkan ledakan dan api dengan cepat menjalar ke seluruh bagian rumah berukuran 6×12 meter itu. Akibatnya, rumah tersebut dilaporkan terbakar total tanpa sisa.
Korban Luka Bakar
Tragisnya, enam orang penghuni rumah yang sedang tidur menjadi korban. Mereka mengalami luka bakar di berbagai bagian tubuh.
Heriyani Watiningsih (HW, 63): luka bakar di telapak tangan kiri dan siku tangan kanan.
FI (41): mengalami luka bakar.
WS (43) dan TIY (40): mengalami luka bakar di bagian kaki.
G (bayi, 1 tahun): luka bakar di area pipi.
A (anak, 10 tahun): luka bakar di bagian kaki dan pantat.
Evakuasi dan Perawatan
Seluruh korban dalam kondisi sadar dan telah dievakuasi Tim Rescue DPKP bersama warga. Mereka kemudian dilarikan ke Rumah Sakit William Booth di Jalan Diponegoro, Darmo, Surabaya, untuk mendapatkan perawatan intensif.
Kejadian ini kembali menyoroti pentingnya keselamatan dalam penggunaan tabung gas LPG di rumah tangga. Warga diimbau untuk selalu memastikan kualitas selang, regulator, dan melakukan pengecekan rutin untuk mencegah kebocoran yang dapat berujung pada musibah serupa. (***)










Leave a Reply