PWI JATIM – Sebanyak tujuh pengendara sepeda motor terjatuh beruntun saat melintasi Jalan Raya Desa Condro, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Senin (5/1). Insiden beruntun ini dipicu oleh kondisi jalan yang sangat licin akibat ceceran solar yang meluber sepanjang satu kilometer di ruas jalan tersebut.
Kepala Dusun Kebonan, Mujianto, mengkonfirmasi kejadian tersebut. “Di Dusun Kebonan ini ada beberapa pengendara sepeda motor yang terjatuh akibat tumpahan solar sepanjang 1 kilometer,” ujar Mujianto di Pasirian, Senin.
Menurut kesaksian warga setempat, fenomena tumpahan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di jalan tersebut bukanlah kejadian pertama. Sugiono, warga Desa Condro, mengungkapkan bahwa insiden serupa telah berulang kali terjadi.
“Sering solar tumpah itu, biasanya dari truk habis beli solar pakai jeriken tumpah ke jalan,” tutur Sugiono, menyiratkan adanya praktik pengangkutan solar yang tidak memenuhi standar keamanan.
Upaya Darurat Warga Justru Perparah Kondisi
Merespon insiden tersebut, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Lumajang diterjunkan ke lokasi dengan satu unit truk pemadam. Komandan Regu Damkar Lumajang, Muhammad Zainuri, menjelaskan bahwa tumpahan solar harus dibersihkan dengan air bertekanan tinggi untuk menghilangkan lapisan licinnya secara efektif.
Ia juga mengungkapkan bahwa upaya darurat warga yang menaburi tumpahan solar dengan pasir justru memperburuk situasi. “Ini licin, jadi semakin licin karena diuruk pakai pasir sama warga, jadi ini disemprot agar tidak ada lagi warga yang terjatuh,” terang Zainuri.
Polisi Diminta Turun Tangan
Kejadian ini menyoroti dua masalah utama: pertama, praktik pengangkutan BBM ilegal atau ceroboh yang membahayakan pengguna jalan; dan kedua, kurangnya penanganan cepat dari pihak berwenang untuk mencegah berulangnya kejadian serupa. Masyarakat setempat mendesak aparat kepolisian untuk mengusut sumber kebocoran solar dan menindak tegas pelaku pengangkutan yang lalai.
Hingga berita ini diturunkan, proses pembersihan oleh petugas Damkar masih berlangsung. Pengendara yang melintas di wilayah Pasirian, khususnya Jalan Raya Condro, diimbau untuk tetap ekstra hati-hati dan mencari jalur alternatif apabila memungkinkan. (***)










Leave a Reply