PWI JATIM – Menjelang perayaan malam pergantian tahun, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di Jawa Timur pada hari ini, Rabu (31/12/2025), akan didominasi kondisi berawan dan hujan ringan yang berpotensi merata di siang hingga malam hari. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi jalan yang mungkin licin serta jarak pandang yang terbatas.
Secara umum, suhu udara di wilayah Provinsi Jawa Timur diperkirakan berkisar antara 17 hingga 32 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan udara yang tinggi, mencapai 54–99 persen. Kondisi ini berpotensi mempengaruhi kenyamanan aktivitas luar ruang serta memerlukan antisipasi kesehatan.
Sebaran Hujan Ringan dan Wilayah Berawan
Berdasarkan rilis detail BMKG, sejumlah wilayah diprakirakan akan mengalami hujan ringan sepanjang hari. Beberapa di antaranya adalah Kota Malang (suhu 21–29°C), Kota Surabaya (25–31°C), serta wilayah seperti Pacitan, Ponorogo, Trenggalek, Pasuruan, Jombang, Magetan, dan sejumlah kabupaten/kota di Madura (Sampang, Pamekasan, Sumenep).
Sementara itu, sebagian besar wilayah lain diperkirakan akan mengalami cuaca berawan. Wilayah-wilayah tersebut meliputi Tulungagung, Blitar, Kediri, Kabupaten Malang, Lumajang, Jember, Banyuwangi, hingga wilayah tapal kuda seperti Probolinggo dan Situbondo. Kota-kota besar lainnya seperti Sidoarjo, Mojokerto, dan Madiun juga masuk dalam kategori berawan.
Kota Batu Berpotensi Berkabut, Imbauan untuk Pengendara
Kondisi khusus diprediksi terjadi di Kota Batu. BMKG mencatat wilayah ini berpotensi diselimuti kabut atau asap dengan suhu yang relatif lebih dingin, yaitu 17–23 derajat Celsius, dan kelembapan sangat tinggi (72-99%). Fenomena ini berpotensi signifikan mengurangi jarak pandang, terutama pada pagi dan malam hari, sehingga memerlukan kehati-hatian ekstra bagi pengendara yang melintas atau beraktivitas di daerah tersebut.
Imbauan BMKG untuk Masyarakat
Menghadapi prakiraan cuaca ini, BMKG mengeluarkan sejumlah imbauan kepada masyarakat Jawa Timur, terutama yang akan melakukan perjalanan atau mengadakan acara di luar ruang untuk menyambut tahun baru:
1. Mewaspadai potensi hujan ringan yang dapat turun menjelang dan pada malam tahun baru.
2. Mengantisipasi kondisi jalan yang mungkin menjadi licin serta gangguan jarak pandang, terutama di daerah berkabut seperti Batu dan sekitarnya.
3. Menjaga kesehatan akibat tingginya kelembapan udara yang dapat mempengaruhi kondisi tubuh.
BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk senantiasa memantau perkembangan cuaca dan peringatan dini terupdate melalui kanal komunikasi resmi yang dimiliki oleh institusi tersebut. Dengan informasi yang akurat, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan menyambut Tahun Baru 2026 dapat berlangsung dengan aman dan nyaman. (***)










Leave a Reply