PWI JATIM – Menghadapi lonjakan penumpang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Terminal Tipe A (TTA) Purabaya, Bungurasih, Sidoarjo, menerapkan pengamanan intensif dengan patroli 24 jam. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi potensi tindak kriminal di tengah membludaknya arus penumpang yang mencapai puluhan ribu orang per hari.
Humas TTA Purabaya Sidoarjo, Sarah Abigail, menyatakan bahwa puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 24-26 serta 28 dan 31 Desember 2025. “Kami sudah siapkan patroli rutin setiap hari di area-area terminal, ada keberangkatan, di pintu keluar juga,” ujar Sarah, Selasa (23/12/2025).
Tidak bekerja sendiri, pengelola terminal berkoordinasi erat dengan aparat keamanan. Polresta Sidoarjo telah mendirikan posko pelayanan di area penjemputan untuk memperkuat pengawasan. “Kita di sini juga koordinasi dan ada bantuan dari Polresta Sidoarjo yang mendirikan posko pelayanannya di salter keberangkatan untuk pengamanan dan penindakan, kalau semisalnya nanti ada tindakan-tindakan kriminalitas,” jelas Sarah.
Kekuatan patroli gabungan terdiri dari sedikitnya 24 personel per hari yang dibagi dalam tiga shift, memastikan keberadaan petugas berkeliling selama 24 jam tanpa henti di seluruh area terminal.
Imbauan Waspada di Titik Rawan
Di balik kesiapan pengamanan, pihak terminal mengingatkan penumpang untuk tetap waspada, terutama di titik-titik rawan seperti pintu keluar bus. Area tersebut dinilai rentan menjadi lokasi aksi calo, pencopetan, dan pelanggaran lain.
“Untuk penumpangnya kami imbau untuk selalu berhati-hati, terutama jangan naik dari pintu keluar, karena di pintu keluar itu rawan kriminalitas, calo, copet, terus juga menyebabkan kemacetan kalau nunggu di pintu keluar,” tegas Sarah.
Ia mendorong penumpang untuk memulai perjalanan dari dalam area terminal yang lebih terkendali. “Jadi kami imbau supaya naik dari Terminal Purabaya dari dalam. Kalau ada pertanyaan atau butuh bantuan bisa langsung tanya ke petugas yang ada dalam terminal.”
Sebagai saluran pengaduan, penumpang yang mengalami atau menyaksikan tindak kriminal dapat melaporkannya melalui layanan WhatsApp Chat Center Purabaya di nomor 0852-8000-1072. Upaya terpadu ini diharapkan dapat menciptakan rasa aman dan kelancaran bagi ribuan pemudik yang menggunakan terminal terbesar di Jawa Timur ini selama periode puncak arus mudik Nataru. (***)










Leave a Reply